Reinkarnasi dalam Sains, Peneliti Ini Ungkap Kebenarannya

Dr Ian Stevenson, mantan Profesor Psikiatri di Fakultas Kedokteran Virginia University dan mantan ketua Departemen Psikiatri dan Neurologi, mendedikasikan sebagian besar karirnya untuk menemukan bukti reinkarnasi, hingga kematiannya pada tahun 2007. Dr Stevenson pun mengklaim telah menemukan lebih dari 3.000 contoh reinkarnasi selama waktunya yang dia bagikan dengan komunitas ilmiah.

Dikutip dari Express UK, dalam sebuah penelitian berjudul Birthmarks and Birth Defects Corresponding to Wounds on Deceased Persons, Dr Stevenson menggunakan pengenalan wajah untuk menganalisis kesamaan antara orang tersebut dan dugaan inkarnasi mereka sebelumnya sembari mempelajari tanda lahir. Agen Slot Pragmatic

“Cacat lahir hampir selalu dari jenis yang langka. Dalam kasus di mana orang yang telah meninggal diidentifikasi dan memiliki detail kehidupannya yang sesuai dengan pernyataan seorang anak, hampir selalu ditemukan korespondensi yang erat antara tanda lahir dan atau cacat lahir pada anak dan luka pada orang yang meninggal tersebut,” ucapnya.

Uniknya, ada 43 dari 49 kasus di mana dokumen medis yang diperoleh mengkonfirmasi kesamaan antara luka dan tanda lahir (atau cacat lahir) dari orang yang sudah meninggal dan terduga inkarnasi mereka.

Dalam studi terpisah, Dr Stevenson mewawancarai tiga anak yang mengaku mengingat aspek kehidupan mereka sebelumnya. Anak-anak tersebut membuat 30-40 pernyataan masing-masing tentang ingatan yang tidak mereka alami sendiri. Setelah melalui verifikasi, dia menemukan bahwa hingga 92% dari pernyataan itu adalah benar.

Dari sana Dr Stevenson mengakui adanya kemungkinan terjadinya reinkarnasi. Ini juga didukung oleh beberapa kejadian di mana seorang anak teringat dengan keluarga ‘lama’ mereka agen slot online dan berhasil dipertemukan. Penelitian tentang reinkarnasi pun masih menjadi topik menarik untuk didalami.

 

sumber : detik